[TUTORIAL] Cara Mendeteksi Autokorelasi Menggunakan SPSS

adsense 336x280
[TUTORIAL] Cara Mendeteksi Autokorelasi Menggunakan SPSS
Langkah-langkah :
1.      Entry data ke SPSS
Dalam hal ini   X1 = Motivasi
X2 = Minat
Y = Prestasi

           

2.      Pada menu pilih Analyze lalu klik Regression, selanjutnya klik Linear



3.      Kemudian muncul kotak dialog dengan nama Linear Regression, maka masukkan variabel Prestasi (Y) ke Dependent, masukkan variabel Motivasi (X1) dan Minat (X2) ke Independent(s), lalu klik Statistics.



4.      Pada kotak dialog Linear Regression: Statistics, centang (v) Durbin-Watson

5.      Klik Continue lalu klik OK, maka akan muncul output sebagai berikut

Berdasarkan output di atas, diketahui nilai DW 2,115. Bandingkan dengan nilai tabel signifikansi 5%, jumlah sampel 12, dan jumlah variabel independen 2, diperoleh nilai dU sebesar 1,579.
Nilai Durbin-Watson 2,115 lebih besar dari batas atas (dU) yaitu 1,579 dan kurang dari (4-dU) = 2,421 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi. Berikut link tabel durbin watson http://www.real-statistics.com/statistics-tables/durbin-watson-table/   


adsense 336x280

1 Response to "[TUTORIAL] Cara Mendeteksi Autokorelasi Menggunakan SPSS"

  1. Anda Kebingungan Dan Kesulitan Menyelesaikan Skripsi, Tesis, Disertasi
    Karena Pusing Mikirin Olah Data Analisis Statistika Dengan SPSS, AMOS
    LISREL, EVIEWS, SMARTPLS, DEA
    Serahkan Dan Percaya Kepada Kami.
    Kami Siap Bantu Anda.
    Olah Data Semarang (Timbul Widodo)
    WA : +62 852-2774-6673
    IG : olahdatasemarang

    ReplyDelete